ayo berbagi kebaikan bersama

Posts tagged ‘bentuk kurikulum’

Bentuk-Bentuk Kurikulum

Bentuk-Bentuk Kurikulum

  1. Subject Matter/Subject Centered Curriculum

      Yaitu kurikulum yang terdiri atas mata pelajaran yang terpisah-pisah. Materi yang di pelajari oleh siswa telah disusun secara logis oleh para ahli bidang studi.

Keuntungan:

1)      Mata pelajaran terdiri atas pengetahuan yang telah disusun secara logis dan sitematis.

2)      Mata pelajaran dianggap sebagai alat yang sesuai untuk mengembangkan intelektual seseorang.

3)      Sejalan dengan konsep-konsep yang telah ditata sesuai dengan proses pendidikan

4)      Sebagai pewarisan pengetahuan yang telah berabad-abad dikembangkan sehingga kita menghargai pendahulu kita.

5)      Penyusunannya mudah dilakukan

Kelemahan:

1)      Belum tentu sesuai dengan latar belakang anak, sehingga anak-anak sering menghafal tanpa pengertian.

2)      Terlalu mementingkan perkembangan intelektual, mengabaikan perkembangan sosial, emosional dan pendidikan watak.

3)      Karena mata pelajaran terpisah-pisah, kurang memberikan bekal pemecahan masalah kehidupan secara integratif.

4)      Kurang memperhatikan fungsionalnya dalam kehidupan, sehingga anak-anak kurang terlatih untuk menghadapi masalah kehidupan yang sebenarnya.

 

  1. Broad Field/Fused/Correlated Curriculum

 

            Yaitu kurikulum yang disusun dengan mengkorelasiakn atau menggabungkan sejumlah mata pelajaran sejenis. Contohnya: IPS, IPA, Matematika, bahasa Indonesia, dan Kesenian.

Keuntungan:

1)      Dimungkinkan adanya pemberian pengertian yang lebih kaya dengan adanya kaitan antar matapelajaran.

2)      Lebih menarik bagi anak.

3)      Anak mulai dapat memanfaatkan kesatuan matapelajaran untuk meninjau berbagai persoalan hidup.

Kelemahan:

1)      Kurang memberikan disiplin tinjauan spesialisasi matapelajaran.

2)      Kurang memberikan pengetahuan mendalam pada masing-masing matapelajaran.

3)      Sering terlampau abstrak, karena hanya memberikan prinsip-prinsip dasar dan tema-tema tertentu.

 

  1. Integrated Curriculum

 

Yaitu kurikulum yang diorganisasikan dalam bentuk unit-unit tanpa harus ada matapelajaranatau bidang studi. Pembelajaran dilaksanakan dengan “unit teaching” dan materinya menggunakan “unit lesson”. Pelajaran disusun guru dan murid, mengnadung suatu masalah yang luas, menggunakan metode “problem solving”, sesuai dengan minat dan perkembangan anak.

Keuntungan:

1)      Didasarkan atas pengalaman dan minat anak.

2)      Menggunakan beragam kegiatan untuk memecahkan masalah

3)      Guru dan murid bersama-sama merencanakan.

4)      Integrasi semua matapelajaran

5)      Memberikan pengalaman langsung kepada anak.

6)      Pelajaran sesuai dengan kehidupan anak

7)      Memperhatikan perbedaan individual anak

8)      Mengembangkan ketrampilan-ketraampilan fungsional

9)      Menggunakan lingkungan sebagai sumber pelajaran

10)  Banyak memberikan ketrampilan sosial

11)  Menggunakan psikologi Gestalt dalam pembelajaran.

Kelemahan:

1)      Kurang mempersiapkan anak mengikuti ujian tradisional selama ini

2)      Memerlukan fasilitas pembelajaran yang belum dimiliki oleh sekolah

3)      Tidak memberikan pengetahuan yang logis dan sistematis

4)      Memberatkan tugas guru

5)      Lebih mengutamakan proses daripada materi

6)      Manajemen pembelajarannya sangat sulit.

 

d.                  Core Curriculum

            Yang kurikulum inti ysng diberikan kepada semua murid untuk mencapai keseluruhan program kurikulum secara utuh. Contoh di Indonesioa adalah: Agama dan PPKN.

 

Diadobsi dari : http://www.rokhim.net/2011/11/manajemen-kurikulum.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.